Genjot Sektor Pertanian dan Peternakan

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) terus memperkuat sektor pertanian dan peternakan melalui berbagai program yang dibiayai dari APBD dan APBN. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk membantu petani dan peternak, terutama dalam mengatasi keterbatasan modal usaha.

Bantuan diberikan dalam bentuk barang, mulai dari sarana produksi pertanian hingga pembangunan fasilitas hilirisasi padi. “Tujuannya untuk menjamin penyerapan dan pengolahan hasil produksi padi,” ujar Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Apung, saat menanggapi pemandangan umum Fraksi Gerindra terhadap Nota Keuangan dan RAPBD 2026 dalam rapat paripurna ke-5 DPRD Kalteng, beberapa waktu lalu.

Selain sektor pertanian, kelompok peternak juga mendapat dukungan berupa bibit sapi, kambing, dan ayam. Leonard menambahkan, penguatan kapasitas petani dan peternak dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan intensif oleh petugas lapangan.

“Tujuan akhirnya agar setiap usaha tani dan ternak masyarakat mampu memberikan hasil optimal, sehingga mendorong perekonomian daerah,” katanya.

Dukungan terhadap kesejahteraan petani juga diwujudkan lewat bantuan sarana produksi seperti pupuk, benih, dan kapur dolomit, serta pembangunan infrastruktur pra dan pascapanen yang dilakukan bertahap.

Untuk pemasaran hasil, Bulog disebut telah menyerap gabah dan jagung petani dengan baik, bahkan melampaui target serapan. Tak hanya di sektor hulu, kini juga fokus pada hilirisasi pengolahan komoditas pertanian sebagai langkah memperkuat rantai nilai produk lokal.

(Syauqi)

baca juga ...  Klasifikasikan Risiko Karhutla di Kalteng: 35 Kecamatan Rendah, 17 Sedang, 84 Tinggi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!