SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor kembali melakukan pengangkatan sejumlah Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha Puskesmas di berbagai kecamatan, Jumat 31 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja sektor kesehatan di wilayah Kotim. Rotasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan dasar masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.
Halikinnor menyampaikan harapannya agar para kepala puskesmas yang baru dilantik dapat menunjukkan dedikasi dan semangat kerja tinggi dalam menjalankan amanah. Ia menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Rotasi ini adalah bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Saya berharap para kepala puskesmas yang dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kotim,” ujar Halikinnor.
Bupati juga menegaskan agar seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat, menjaga integritas, dan berkomitmen menjalankan tugas dengan profesional.
Dalam keputusan tersebut, tercatat sejumlah nama yang mendapat amanah baru, di antaranya:
Fitriyani Sundary – Kepala Puskesmas Kuala Kuayan
Erni Zuraida – Kepala Puskesmas Mentaya Seberang
Ertaningsih – Kepala Puskesmas Samuda
Ebet – Kepala Puskesmas Tumbang Kalang
Sugiansyah – Kepala Puskesmas Tumbang Penyahuan
Stepani Rompas – Kepala Puskesmas Ujung Pandaran
Pebi Hidayat – Kepala Tata Usaha Puskesmas Bagendang
Galih Setiawan – Kepala Tata Usaha Puskesmas Bapinang
Norhayani – Kepala Tata Usaha Puskesmas Ketapang 2
Andri Wijaya – Kepala Tata Usaha Puskesmas Kota Besi
Okristianto – Kepala Tata Usaha Puskesmas Pundu
Eko Budiarto – Kepala Tata Usaha Puskesmas Tumbang Penyahuan
Andreas Lalang – Kepala Tata Usaha Puskesmas Tumbang Sangai
Rinto – Kepala Tata Usaha Puskesmas Tualan Hulu
Dengan adanya penyegaran ini, Pemerintah Kabupaten Kotim optimistis mutu pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan akan semakin meningkat, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. (Nardi)












