Aliansi Pemuda Tolak Balapan di Taman Kota: “Jangan Korbankan Ruang Publik Demi Hiburan”

IST/BERITA SAMPIT - Ketua Aliansi Pemuda (Kotim), Anton Al Sudani

SAMPIT – Rencana penyelenggaraan event balapan di kawasan Taman Kota Sampit menuai sorotan tajam dari masyarakat. Ketua Aliansi Pemuda Timur (Kotim), Anton Al Sudani, menegaskan bahwa taman kota bukan tempat yang layak untuk kegiatan tersebut dan meminta panitia segera mencari lokasi lain yang lebih sesuai.

Menurut Anton, Taman Kota merupakan ruang publik dan paru-paru kota yang setiap hari dimanfaatkan warga untuk berolahraga, bersantai, hingga berjualan. Ia menilai, menjadikan kawasan ini arena balapan justru akan menimbulkan gangguan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar.

Selain itu, di sekitar lokasi juga terdapat RS Terapung dan fasilitas pendidikan yang akan sangat terganggu dengan adanya suara bising serta kerumunan besar saat balapan berlangsung.

“Kasihan kalau ada pasien di rumah sakit itu, apalagi kalau ada yang perlu rujukan, tentu terganggu. Begitu juga sekolah di sekitar taman, kegiatan belajar bisa terganggu dengan suara keras dan kebisingan,” ujarnya, Sabtu 8 November 2025.

Anton juga menyoroti kondisi taman yang sering rusak setiap kali dijadikan lokasi kegiatan besar. Ia berharap pemerintah dan pihak penyelenggara lebih bijak dalam menentukan lokasi agar tidak menimbulkan kerusakan fasilitas umum maupun gangguan terhadap warga.

“Setelah balapan biasanya taman jadi rusak, padahal itu ruang hijau untuk masyarakat. Pemerintah harus mencari tempat lain yang tidak mengganggu aktivitas warga, bukan di tengah kota seperti ini,” tegasnya.

Begitu pula aspek keamanan bagi para penonton sangat rentan.
Ia menambahkan, walaupun kegiatan balapan memiliki nilai positif untuk menyalurkan bakat generasi muda, namun harus tetap memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, serta dampak sosial di sekitarnya.

“Sehingga jangan lagi even balap di taman kota, namun cari tempat lain yang lebih representatif,” tegasnya.

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim menyampaikan bahwa kewenangan izin even balapan tersebut bukan berada di bawah lembaganya. Namun apabila kegiatan tersebut telah mengantongi izin resmi, pihaknya akan siap membantu menjaga keamanan di lapangan.

“Ini bukan ranah satpol yang mengeluarkan izinn.. tapi apabila kegiatan itu sudah memiliki izin resmi maka satpol mendukung dalam pengamanan kegiatan,” kata Plt Kepala Satpol PP Kotim Widya Yulianti.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Perhubungan Kotim belum memberikan tanggapan terkait izin penyelenggaraan event balapan di Taman Kota Sampit tersebut. (Nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Dinilai Lamban Isi Jabatan Definitif Direktur PDAM Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!