Bapenda Pacu PAD Lewat Inovasi Digital dan Sinergi Dunia Usaha

IST/BERITASAMPIT - Kepala Bapenda , Zulkadri.

melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memperkuat sinergi bersama pelaku usaha perkebunan dan kehutanan serta menghadirkan inovasi pelayanan berbasis digital.

Kepala Bapenda , Zulkadri, mengatakan peningkatan PAD menjadi agenda strategis daerah, terlebih setelah adanya rapat koordinasi bersama Gubernur , Agustiar Sabran, yang menekankan pentingnya kontribusi nyata dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat.

“Seluruh pelaku usaha perkebunan dan kehutanan wajib berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Mereka diharapkan patuh membayar pajak dan menggunakan sumber daya dari wilayah agar penerimaan pajak kembali ke daerah kita,” tegas Zulkadri, Minggu 9 November 2025.

Ia menjelaskan, sejumlah sektor pajak menjadi perhatian utama dalam upaya optimalisasi PAD, seperti pajak alat berat, pajak air permukaan, bahan bakar minyak, air tanah, hingga jasa penunjang seperti catering dan produksi listrik non-PLN. Menurutnya, komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan penguatan fiskal daerah.

Lebih lanjut, Zulkadri mengungkapkan bahwa saat ini PAD masih didominasi oleh pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Namun, karena sifatnya yang hanya sekali bayar, diperlukan pengembangan potensi dari sektor-sektor lain agar tidak bergantung pada satu sumber pendapatan.

“BPHTB memang menyumbang PAD terbesar, tetapi tidak bisa kita andalkan terus-menerus. Karena itu, kami terus mencari potensi baru dan memperkuat sektor lain agar kontribusinya meningkat,” ujarnya.

Sebagai langkah inovatif, Bapenda kini menyiapkan layanan digital melalui aplikasi Hapakat Mobile yang akan memudahkan masyarakat membayar pajak dan retribusi secara daring. Aplikasi berbasis Android tersebut diharapkan menjadi solusi efektif dalam mempercepat pelayanan publik sekaligus mendorong kesadaran wajib pajak.

baca juga ...  Kapolsek Kahayan Hilir Pimpin Patroli Sisir Titik Rawan

“Kami ingin pelayanan pajak semakin cepat, mudah, dan transparan. Dengan Hapakat Mobile, masyarakat bisa melaksanakan kewajiban pajaknya tanpa harus datang ke kantor, cukup melalui ponsel,” kata Zulkadri.

Ia menegaskan, sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian fiskal . “Kalau semuanya bergerak bersama, saya yakin PAD kita bisa meningkat signifikan tanpa harus menaikkan tarif pajak, tapi melalui kepatuhan dan inovasi,” tutupnya. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!