PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, saat menerima kunjungan kerja Komite II DPD RI di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 10 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Yuas Elko menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Komite II DPD RI yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Ia menyebut, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam mewujudkan kedaulatan pangan di daerah.
“Kunjungan Komite II DPD RI merupakan kehormatan sekaligus kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi serta isu strategis terkait pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi daerah,” ujar Yuas.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalteng sepenuhnya mendukung berbagai program strategis nasional yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Dukungan ini, kata Yuas, mencakup kebijakan pemerintah pusat seperti Asta Cita Presiden, program Ketahanan Pangan Nasional, Makan Bergizi Gratis, serta Koperasi Merah Putih.
“Kalimantan Tengah juga menjadi salah satu daerah prioritas untuk pelaksanaan program cetak sawah baru dan optimasi lahan. Hal ini menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap potensi Kalteng sebagai lumbung pangan masa depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yuas menjelaskan bahwa tantangan ketahanan pangan saat ini tidak hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut distribusi, akses masyarakat terhadap pangan bergizi, serta peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan DPD RI dapat memperkuat pelaksanaan program secara menyeluruh.
“Sinergi ini penting agar seluruh program ketahanan pangan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap dukungan dari Komite II DPD RI terus berlanjut dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional,” ujarnya.
Yuas juga menegaskan bahwa Pemprov Kalteng terus melakukan berbagai upaya konkret dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan, antara lain melalui modernisasi alat pertanian, optimalisasi lahan tidur, serta pemberdayaan petani lokal agar lebih produktif dan mandiri.
“Pemerintah daerah berkomitmen tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan bergizi untuk seluruh masyarakat Kalteng,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Yuas menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui forum ini, kami berharap DPD RI dapat terus menjadi mitra strategis daerah dalam memperkuat kebijakan nasional yang berpihak pada rakyat dan sesuai dengan karakteristik wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(Sya'ban)












