Ketua BUMDes Lampuyang Diduga Gelapkan Gabah Petani Rp1 Miliar, Kabur dan Kini Diburu Polisi

IST/BERITA SAMPIT - Ketua BUMDes Lampuyang, AM (34) yang kini dalam pencarian polisi.

SAMPIT – Kasus dugaan penggelapan gabah milik petani mengguncang Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Timur (Kotim). Ketua Badan Usaha Milik (BUMDes) setempat, berinisial AM (34), diduga melarikan diri usai menjual gabah hasil panen tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Akibat ulahnya, para petani disebut menanggung kerugian mencapai Rp1 miliar. Kasus ini mencuat setelah dua warga, Sahamudin dan Saidun, melaporkan AM ke pihak kepolisian karena merasa tertipu dan kehilangan hasil kerja mereka selama berbulan-bulan.

Kapolsek Jaya Karya Iptu Subronto membenarkan laporan tersebut. “Benar, terlapor masih dalam pencarian,” kata Subronto, Selasa 11 November 2025.

Ia menyebut, pelaku kini dalam pengejaran dan tengah diburu aparat gabungan dari Polsek dan Resmob Polres Kotim.

“Kita sudah koordinasi dengan Resmob Kotim untuk back up,” jelasnya.

Meski demikian ia menuturkan bahwa AM masih belum masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) karena masih belum dikeluarkan surat resmi.

“Belum dikeluarkan DPOnya,” jawabnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih menelusuri keberadaan pelaku dan mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus dugaan penggelapan hasil panen tersebut.

(Utomo)

baca juga ...  Kawasan Nur Mentaya Sampit Terkesan Kumuh, Pemerintah Sebut Penataan Terkendala Lahan Milik Pribadi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!