PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan program Kartu Huma Betang Sejahtera akan terealisasi pada 2026. Ia menegaskan, meski pemerintah daerah tengah mengalami tekanan fiskal, pelaksanaan program tersebut tidak akan tertunda.
“Kartu Huma Betang Sejahtera akan terealisasi tahun 2026 ini,” ujar Agustiar dalam sambutannya pada pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalteng, Rabu, 12 November 2025.
Di hadapan Ketua DMI Pusat Jusuf Kalla, Agustiar menyebut efisiensi anggaran tidak menjadi alasan untuk mengendurkan komitmen terhadap program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Walaupun efisiensi anggaran yang sangat jauh, hampir 45 persen, saya yakin tetap bisa (terlaksana),” katanya.
Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Kalteng itu menilai, tantangan fiskal daerah justru menjadi cambuk bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras dan kreatif. Ia mengaku menikmati setiap rintangan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai kepala daerah.
“Saya juga senang tantangan. Daripada di atas nanti lupa, lebih baik di bawah dulu. Nanti kami merayap sampai ke atas, saya yakin,” ujarnya.
Ia pun meminta dukungan masyarakat untuk mengawal program dari pemerintahan yang dipimpinnya tersebut.
“Untuk itu mohon doa restu bapak-ibu untuk mengawal itu. Tolong kawal kami, ingatkan kami kalau kami salah atau khilaf,” tuturnya.
(Syauqi)












