SUKAMARA – Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, Fahad Attamimi, menyampaikan harapan besarnya terhadap pengembangan investasi dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Sukamara, usai menghadiri Forum Investasi dan Pemberdayaan Desa Berbasis Potensi Lokal di Aula Kantor Bupati Sukamara, Senin 17 November 2025.
Fahad menegaskan bahwa kedatangannya ke Kabupaten Sukamara bertujuan memberikan pencerahan mengenai arah pengembangan investasi di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Gawi Barinjam, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat desa.
“Kedatangan saya ke Sukamara diharapkan dapat memberikan pencerahan untuk mengembangkan investasi, sekaligus memfasilitasi keinginan masyarakat desa,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa fokus pengembangan desa tidak hanya pada aspek infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Saya menitikberatkan beberapa hal, baik di bidang infrastruktur desa, yang berkaitan dengan masyarakat desa, hingga sektor kesehatan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fahad juga memberikan perhatian khusus pada pemenuhan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus di desa. Menurutnya, isu ini sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya sangat besar apabila fasilitas pendukung tidak tersedia.
“Perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus merupakan investasi sumber daya anak yang derajatnya sangat penting. Tidak mengurangi prioritas di bidang lain, tetapi ini kategori utama,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Fahad menyampaikan bahwa komunikasi antara Kemendes PDTT dan Pemerintah Kabupaten Sukamara selama ini berjalan sangat baik dan intens. Ia melihat komitmen kuat pemerintah daerah untuk mendorong desa–desa agar lebih maju, terutama dalam sektor pangan yang sejalan dengan Astacita Pembangunan Nasional Presiden Prabowo, khususnya pilar ketahanan pangan.
Menurutnya, jika sinergi ini terus diperkuat, desa–desa di Kabupaten Sukamara berpeluang besar menjadi lokomotif ekonomi baru yang berbasis potensi lokal dan kesejahteraan masyarakat. (enn)












