PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Industri melaksanakan Pelatihan Pembuatan Olahan Ikan di Desa Marapit, Kecamatan Kapuas Tengah.
Kegiatan ini digelar selama dua hari, mulai 17 hingga 18 November 2025, sebagai dukungan terhadap rangkaian kegiatan Kuliah Nyata Nusantara (KNN) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) dengan tema “Desa Tangguh untuk Masa Depan Berkelanjutan.”
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, melalui Kepala Bidang Industri, Simon Fahmi Obos, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya wirausaha baru di Desa Marapit, agar mampu memanfaatkan potensi lokal berbasis perikanan.
“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru yang lebih kreatif dan mandiri. Dengan memanfaatkan hasil ikan yang melimpah di wilayah Kapuas Tengah, masyarakat dapat menghasilkan produk olahan bernilai tambah,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Disperdagin dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui pengembangan industri rumah tangga.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami aspek pengemasan, higienitas, dan pemasaran sehingga produk yang dihasilkan bisa bersaing dan memiliki pasar,” tambahnya.
Pelatihan yang diikuti warga Desa Marapit ini mencakup praktik langsung pembuatan berbagai jenis olahan ikan, mulai dari abon ikan, kerupuk ikan, hingga produk berbasis ikan lainnya. Selain memberikan materi teknis, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai manajemen usaha sederhana untuk mendukung keberlanjutan wirausaha baru di desa.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan mahasiswa KNN UMPR, kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat masyarakat dalam menciptakan usaha produktif, mendukung kemandirian desa, serta meningkatkan ekonomi lokal berbasis sumber daya yang tersedia,” ungkapnya. (yud)












