PALANGKA RAYA – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Tengah (Kalteng) berada di bawah rata-rata nasional, sebuah indikator yang dinilai positif oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat.
Kepala Disnakertrans Kalteng, Farid Wajdi, mengungkapkan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kondisi penyerapan tenaga kerja di provinsi tersebut cukup baik.
“Kalau melihat data BPS, tingkat pengangguran terbuka kita 3,9 sekian nanti dilihat, udah jauh. Maksudnya sudah di bawah rata-rata nasional. Lumayan bagus lah,” ujarnya, Kamis, 20 November 2025.
Meskipun demikian, Farid tidak menampik adanya tantangan dalam penyerapan tenaga kerja. Ia menjelaskan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara ketersediaan lapangan kerja dengan kompetensi yang dimiliki oleh para pencari kerja.
“Ya itu tadi, bahwa lowongan kita ada, kemudian sebagian sudah terserap di pasar kerja. Namun ada bidang-bidang tertentu yang calon-calon tenaga kerja kita perlu di tingkat kompetensinya,” jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disnakertrans Kalteng tengah mengintensifkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja.
“Nah ini kami bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dengan Apindo dengan serikat pekerja sendiri, ayo kita bersama-sama meningkatkan kompetensi tenaga kerja kita sehingga mampu memenuhi pasar kerja tersebut,” pungkasnya.
(Syauqi)












