PALANGKA RAYA – Ketua Panitia Pesparani Katolik I Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Sutoyo, menyampaikan bahwa kabupaten yang belum sempat berpartisipasi pada pelaksanaan Pesparani pertama tetap memiliki kesempatan untuk ikut serta dan berkontribusi pada Pesparani tingkat kedua mendatang.
“Gubernur Kalimantan Tengah melalui Wakil Gubernur telah menyampaikan komitmen untuk mendorong seluruh kepala daerah, khususnya bupati yang belum mengirimkan utusan pada Pesparani pertama, agar dapat berpartisipasi pada pelaksanaan berikutnya,” ucapnya, Minggu 23 November 2025.
Bapak Gubernur melalui Pak Wakil Gubernur akan menyampaikan langsung kepada para bupati yang belum mengirimkan umat atau utusannya agar pada Pesparani tingkat kedua nanti seluruh kabupaten dan kota bisa ikut berpartisipasi.
“Pesparani diagendakan berlangsung dua tahun sekali. Oleh karena itu, pelaksanaan berikutnya direncanakan akan kembali digelar pada tahun selanjutnya sesuai siklus yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Terkait lokasi penyelenggaraan, penentuannya akan dibahas bersama para ketua LPTKD (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah) di masing-masing kabupaten.
“Keputusan tersebut akan disepakati melalui rapat bersama, termasuk mempertimbangkan aspek kesiapan dan pembiayaan,” lanjutnya.
Pelaksanaannya memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga nanti akan dirapatkan bersama para ketua LPTKD di kabupaten, sekaligus menentukan daerah yang akan menjadi tuan rumah.
“Selain itu berharap, pelaksanaan Pesparani mendatang dapat berjalan lebih meriah, inklusif, dan mampu memperkuat semangat persaudaraan umat Katolik di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” ungkapnya. (yud)












