SAMPIT – Momentum peringatan Hari Pahlawan dimanfaatkan para guru Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Melon Kecamatan Mentawa Baru Ketapang untuk menyampaikan pesan moral kepada para peserta didik terkait pentingnya menghargai jasa para pejuang bangsa.
Pesan itu disampaikan saat para guru melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Batarung Km 8 Sampit, Kotawaringin Timur (Kotawaringin Timur (Kotim) disebut lengkap pada penyebutan pertama, selanjutnya ditulis Kotim), Rabu 26 November 2025.
Melalui kegiatan ziarah ini, para guru ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada anak sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, lalu dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang yang telah gugur.
Ketua PKG Melon, Lini Marlina, mengatakan bahwa momen Hari Pahlawan menjadi kesempatan bagi para pendidik untuk menanamkan karakter nasionalisme kepada para murid.
“Anak-anak harus belajar mencintai tanah air, menghormati jasa pahlawan, dan terus bersemangat dalam menuntut ilmu agar kelak menjadi generasi yang membangun daerah dan bangsa,” ujarnya.
Selain untuk mengenang perjuangan pahlawan, kegiatan ini juga digunakan sebagai momen memperkuat kebersamaan antar guru.
Menurutnya, para pendidik memegang peran penting dalam mengenalkan nilai sejarah kepada anak-anak sejak usia dini.
“Guru-guru diharapkan selalu memperkenalkan para pahlawan dan perjuangannya agar nilai itu tidak hilang ditelan waktu,” tambahnya.
Ia menuturkan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bagian dari program kerja PKG Melon yang diikuti oleh guru dari sembilan TK di MB Ketapang dengan total anggota mencapai 80 orang. Kegiatan ini telah dirancang sebagai agenda rutin tahunan.
Melalui kegiatan tersebut, para guru berkomitmen untuk terus menyampaikan pesan kebaikan kepada para murid agar tumbuh menjadi generasi yang tidak melupakan sejarah. Mereka berharap lebih banyak masyarakat yang datang berziarah sehingga nilai perjuangan para pahlawan dapat terus hidup dan menjadi teladan. (Nardi)












