Wagub Edy Pratowo: Kalteng Siap Dukung Hilirisasi Sesuai Arahan Menteri ESDM

SYAHYUDI/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur , Edy Pratowo.

– Wakil Gubernur , Edy Pratowo, menjelaskan bahwa arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait dua program hilirisasi di Kalteng merupakan peluang strategis bagi daerah. Kekayaan sumber daya alam Kalteng mulai dari bauksit, silika hingga silikon menjadi alasan kuat mengapa pemerintah pusat mendorong percepatan hilirisasi di wilayah tersebut.

Edy menegaskan bahwa selama ini sebagian besar hasil tambang masih dikirim dalam bentuk mentah. Melalui hilirisasi, bahan baku akan diproses dan dimurnikan langsung di daerah, sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.

“Pak Menteri melihat Kalteng memiliki potensi besar. Selama ini komoditas tambang banyak keluar dalam bentuk mentah. Jika pemurnian dilakukan di sini, di kawasan yang dekat dengan sumbernya, tentu akan memberi dampak ekonomi yang signifikan,” ucapnya, Jumat 5 Desember 2025, malam.

Selain meningkatkan nilai ekonomi komoditas, pembangunan industri hilirisasi disebut berpotensi menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Manfaatnya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga masyarakat melalui berbagai peluang usaha pendukung.

“Industri yang dibangun di Kalteng tentu akan membuka lapangan pekerjaan baru, menggerakkan koperasi, dan menciptakan aktifitas ekonomi yang lebih merata bagi warga kita,” tambahnya.

Terkait progres program hilirisasi tersebut,  pemerintah pusat sedang menyiapkan langkah lanjutan. Gubernur Kalteng dijadwalkan mendapat undangan khusus dari Menteri untuk membahas lebih detail mengenai penyelarasan data dan penentuan wilayah yang potensial.

“Prosesnya masih berlanjut, bapak Gubernur nanti akan diundang untuk pembahasan lebih teknis. Pemerintah pusat sudah memiliki data sumber daya yang lengkap, dan itu perlu disinkronkan dengan pemerintah daerah,” lanjutnya.

Saat ditanya mengenai lokasi proyek hilirisasi, Edy menyampaikan bahwa pemerintah pusat belum menetapkan titik pastinya.

“Untuk lokasinya, belum ada informasi. Masih menunggu keputusan lebih lanjut,” tuturnya.

Selain itu juga bapak Menteri  telah menegaskan pentingnya Kalteng memanfaatkan momentum ini. Daerah lain sudah terlebih dahulu mengembangkan industri hilirisasi, sehingga Kalteng perlu bergerak cepat agar tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah.

“Ini peluang besar. Pesan Pak Menteri jelas, sudah saatnya Kalteng naik kelas. Dengan hilirisasi, manfaatnya tidak hanya untuk investasi, tapi juga bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Transaksi Gagal! Pemuda Palangka Raya Diciduk Polisi Saat Hendak Edarkan Sabu di Depan Warung
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!