SAMPIT – Cuaca ektrem yang melanda Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Samekto, Senin 8 Desember 2025 siang.
“Hujan dan angin kencang, pohon tumbang di Jalan Samekto,” kata salah satu warga setempat, Jeny.
Kondisi cuaca di Sampit pada siang sekitar pukul 13.00 WIB sudah diguyur hujan deras dan disertai angin kencang.
Pohon sempat menganggu arus lalu lintas dan menyulitkan masyarakat melintas, laporan ini langsung ditindaklanjuti BPBD Kotim dan Tim relawan Dompet Peduli.
Tim langsung bergerak membersihkan pohon tumbang yang menutupi sebagian jalan. “Sudah bisa dilalui,” ungkap warga.
Sebelumnnya BPBD Kotim senantiasa mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari 2026.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada beberapa waktu lalu menjadi salah satu contoh nyata dampak fenomena cuaca ekstrem tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam mengimbau masyarakat untuk memperhatikan tanda-tanda alam. Kalau siang terasa terik, biasanya sore mendung dengan awan hitam maka harus waspada.
“Saat melihat awan gelap dan mulai ada hembusan angin kuat, segera cari tempat aman dan hindari berteduh di bawah pohon. Cuaca ekstrem sulit diprediksi karena perubahannya sangat cepat,” tegas Multazam. (nardi)












