Euforia Road Race Tinggalkan Masalah, Taman Kota Sampit Dipenuhi Sampah

UTOMO/BERITA SAMPIT - Tumpukan sampah di area Taman Kota Sampit usai event Road Race 2025.

SAMPIT – Gemuruh mesin dan antusias ribuan penonton mewarnai gelaran road race di Taman Kota Sampit pada Minggu 14 Desember 2025. Namun di balik kemeriahan event yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Desember tersebut, tersisa persoalan klasik yang kembali disorot warga: sampah yang menumpuk dan tak segera ditangani.

Pantauan di lokasi, Taman Kota Sampit yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau justru dipenuhi bungkusan plastik, botol minuman, hingga sisa makanan dan minuman. Pemandangan ini kontras dengan semangat dan yang diusung dalam ajang tersebut.

Salah seorang warga, Wahyudi, mengaku prihatin melihat kondisi taman usai acara. Menurutnya, rendahnya kesadaran sebagian penonton menjadi salah satu penyebab utama, ditambah minimnya fasilitas tempat sampah yang tersedia.

“Sayang melihatnya, acaranya meriah tapi waktu selesai sampah menumpuk,” ujarnya.

Menurutnya sejak kemarin sampai dengan hari ini belum terlihat petugas khusus yang membersihkan sampah-sampah tersebut.

“Dari semalam rasanya belum ada dibersihkan baik dari panitia maupun petugas kebersihan pemda,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pedagang yang mengatakan bahwa dirinya dipungut biaya kebersihan. Meski demikian ia juga tetap harus membersihkan sampah disekitar tempat ia berdagang.

“Bayar juga, ada petugas kayaknya dari pemda yang ambil iurannya,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  RSUD dr Murjani Sampit Tampilkan Nuansa Pelayanan Kesehatan, Gunakan Pakaian Adat dan Barisan Nakes pada Pawai Pembangunan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!