SAMPIT – Sebuah rumah warga di Jalan Wengga Ceria I, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), nyaris dilalap si jago merah. Peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu korsleting listrik pada peralatan rumah tangga.
Kepala Seksi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengungkapkan bahwa sumber api diduga berasal dari steker mesin cuci yang mengalami korsleting saat rumah dalam keadaan kosong.
“Untuk dugaan penyebab terjadinya kebakaran korsleting listik pada bagian steker (colokam listrik) mesin cuci,” ujarnya pada Senin 15 Desember 2025.
Menurutnya saat pihaknya tiba di lokasi kebakaran api sudah berhasil dipadamkan warga. Petugas kemudian langsung melakukan prosedur lanjutan, yaitu pendinginan dan overhaul (pembersihan dan pemeriksaan ulang area kebakaran) untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
“Status kebakaran dinyatakan aman. Petugas melakukan pendinginan dan overhaul selama kurang lebih 11 menit untuk memastikan keamanan lokasi,” ungkapnya.
Peristiwa kebakaran rumah warga yang diketahui bernama Nurfenti Indriani tersebut menyebabkan kerusakan pada dinding rumah berkonstruksi permanen. Tafsiran kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Dalam operasi tersebut, Damkar menerjunkan 8 personel lapangan dengan kendaraan MUPK 13 dan Hilux Rescue. Sementara 12 personel lainnya tetap dalam posisi stand by di markas komando.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas Damkar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penggunaan peralatan listrik dan memastikan instalasinya dalam kondisi baik untuk mencegah terjadinya konsleting.
(Utomo)












