SAMPIT – Peristiwa penembakan terhadap sejumlah terduga pencuri buah sawit terjadi di wilayah perbatasan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin 22 Desember 2025 sore.
Insiden tersebut diduga melibatkan oknum aparat penegak hukum (APH) yang sedang bertugas di areal kebun perusahaan itu.
Kepala Desa Kenyala Sahewan, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian yang mengakibatkan warganya terluka tersebut.
Ia menjelaskan bahwa para terduga pelaku sebelumnya mengambil buah sawit di areal KKP 3 yang berada di perbatasan antara HGU KKP dan PT MAS Estate Bakung Mas.
“Setelah mereka mengambil buah di situ, penembakan terjadi di wilayah HGU PT MAS. Sebenarnya walaupun mereka salah, bukan seperti itu SOP-nya. Seharusnya ditangkap dan diserahkan ke Polsek setempat untuk diproses hukum, bukan ditembak,” ujar Kades Kenyala Sahewan, Senin 22 Desember 2025.
Dalam kejadian tersebut, terdapat empat orang terduga pelaku yakni FI, AM, JI, dan IS. Salah satu korban, AM, mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait insiden penembakan tersebut.
Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Sugiharso dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp belum memberikan jawaban atas kejadian itu.
Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Murjani Sampit, terlihat sejumlah petugas keamanan berjaga serta warga yang berdatangan untuk mengetahui kondisi korban.(Jimmy)












