SERUYAN – Menjelang pergantian tahun, Ditpolairud Polda Kalteng semakin intensif melakukan pencegahan terhadap potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Personel Ditpolairud kembali menggelar aksi Polisi Masyarakat (Polmas) dengan sasaran utama edukasi pencegahan narkoba di wilayah Daerah Aliran Sungai (Das) Seruyan.
Pendekatan Polmas yang PersuasifKegiatan ini dipimpin oleh Ka Marnit Das Seruyan, Aiptu Devi I.G., bersama sejumlah personel lainnya.
Dengan metode door-to-door dan menyapa warga di bantaran sungai, petugas menyampaikan pesan-pesan edukatif mengenai dampak buruk narkotika yang dapat merusak kesehatan mental serta menghancurkan masa depan generasi muda.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa warga Das Seruyan tetap waspada. Narkoba bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga ancaman nyata bagi kejiwaan dan ketertiban lingkungan kita,” ujar Aiptu Devi I.G, Senin 29 Desember 2025.
Harapan Lingkungan Aman dan SehatDalam sosialisasi tersebut, ditekankan beberapa poin penting kepada warga:
1. Aspek Hukum: Larangan keras memakai, memiliki, maupun menjadi perantara jual beli narkoba.
2. Kewaspadaan Aktivitas Perairan: Mengajak warga yang beraktivitas di sungai agar tidak tergiur oleh iming-iming peredaran gelap narkoba.
3. Membangun Wilayah Kondusif: Menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika demi kemajuan masyarakat setempat.
Melalui pendekatan langsung ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap pesan Kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan warga, diharapkan wilayah hukum perairan Polda Kalteng, khususnya di Das Seruyan, tetap kondusif dan bersih dari pengaruh zat terlarang.(im/bs)












