PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aryawan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru 64 desa dari total 1.432 desa di Kalteng yang telah menyelesaikan tapal batas desa secara administratif melalui peraturan bupati.
“Di Provinsi Kalteng itu baru 64 desa yang sudah selesai berupa peraturan Bupatinya dari 1432 desa,” ujar Aryawan, Selasa, 30 Desember 2025.
Ia menjelaskan, persoalan tapal batas desa menjadi semakin krusial seiring dengan percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Dalam proses tersebut, sejumlah desa dihadapkan pada persoalan aset yang berbatasan langsung dengan desa lain sehingga memicu konflik administrasi.
“Ketika pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, mereka menyiapkan aset nih, ternyata ada beberapa desa yang asetnya berbatasan dengan desa sebelah. Sehingga masih bermasalah,” jelasnya.
Menurut Aryawan, sejak awal pihaknya telah menekankan pentingnya penyelesaian tapal batas desa sebelum program koperasi digulirkan. Kepastian tapal batas dinilai penting agar desa memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
“Nah ini salah satu kendala bahwa tapal batas desa harus diselesaikan. Karena secara administrasi, mereka mudah nanti, ketika itu sudah selesai, dasar hukumnya jelas mereka tidak konflik,” ujarnya.
Terkait target penyelesaian, Aryawan menyebutkan bahwa seharusnya tapal batas desa sudah rampung pada 2024. Namun, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama karena karakteristik wilayah Kalteng yang kaya sumber daya alam.
Target kita harus rampung. Harusnya tahun 2024 itu sudah selesai. Kalteng kaya sumber daya alam luar biasa sementara posisi desa kita ada lingkungan hutan, perkebunan da pertambang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga memfasilitasi perkembangan sejumlah dusun yang berpotensi menjadi desa definitif. Diperkirakan terdapat lima desa baru yang kini masih dalam proses fasilitasi di Kementerian Dalam Negeri.
“Harapan kita pertengahan 2026 sudah keluar, jadi desa kita bertambah,” pungkasnya.
(Syauqi)












