SAMPIT – Peristiwa tenggelam yang kembali terjadi di kawasan Danau Alam Salju, Jalan Jenderal Sudirman Km6 Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) memicu beragam reaksi dari warganet di media sosial.
Tidak hanya pada Kamis 1 Januari 2026 yang baru saja terjadi, penelurusan Berita Sampit kejadian orang tenggelam sudah pernah terjadi, salah satunya tahun 2019, seorang anak usia 10 tahun meninggal tenggelam saat libur Idulfitri hari kedua, Jumat 7 Juni 2019.
Sejumlah pengguna Facebook mengaitkan kejadian tersebut dengan kisah-kisah mistis yang disebut sudah berulang kali terjadi sejak puluhan tahun lalu.
Salah satu akun Facebook, Rubiyah Aditya, menuliskan status yang menyebut bahwa kejadian serupa pernah terjadi di masa lalu. Dalam unggahannya, ia mengaku mengalami langsung peristiwa yang menurutnya sulit dipercaya jika hanya diceritakan, namun dianggap nyata karena dialami sendiri.
“Kejadian puluhan tahun lalu mana pernah lagi ke danau. kalo di kisah mgkn org kada akan percaya. tpi itu nyata ku alami sorang. ada kambe nya di danau situ yg kda bisa org mlihatnya,” tulis akun Rubiyah Aditya dengan menyertakan foto berita tenggelamnya seorang anak perempuan pada 1 Januari 2026.
Status tersebut kemudian mengundang banyak komentar dari warganet lain. Sebagian komentar memperkuat cerita Rubiyah dengan menyebut kondisi Danau Alam Salju di masa lalu yang masih berupa hutan, hingga cerita tentang keberadaan makhluk atau binatang yang dianggap tidak biasa. Ada pula yang mengaitkan dengan pengalaman bermain air di danau dan merasakan kejadian aneh.
“Bujur ae ka lah ngran disitu kan hutan aj dulu ..
nah mndgar jar pian ada binantng bya tu sama kaya cerita peramal nang ditv tu ka ae tapi inya kda mnybt wadah nya dimna cuman dipadah nya masuk kampung klo disitu ada binatang langka jar nya,” tulis akun Rahma Dani.
“Bjur mmang,maen bebekan pas d tengah danau model kd begarak bebekan xa kya teputar stu” jja,d stu ad alam sbelah jua,pas bulikkan smpai rumah ad yg bulik mmbwa kwan kd terlihat,” tambah akun Ir Yuni.
“Ank kwn laki lun pernah tengalm jua dstu meninggal bujangan jua org nya.kd ingat tahun brpa kah smlm,” timpal akun Ali Lena.
Sementara itu, akun Siska Purwanti Sari menilai kejadian yang terjadi saat ini seperti mengulang kembali kisah lama yang sudah lama tidak terdengar. Ia menyebut Danau Alam Salju sejak dulu sudah memakan korban.
“Kisah nyata memang dari sekian lawas ny sudah wisata danau ini yg memakan korban setelah lama kdda nah kan akhirnya ada korban lagi,” tulisnya.
“Memang Aura nya lain berat engap kitu perasa ulun padahal pas sepi kesana …. Dari bujang sampai beanakkan kd mau lagi kesana,” sahut akun Kucing Gemezz.
“Jar kawan lun ada memang dr dulu tu. Makanya kdd nang wani mandian di situ.. Ngaran banyak nang kda percaya ngalih ai..” tegas akun Putri Aisha Syafira.
Sementara itu, Mariam Sampit mengingatkan bahwa meski musibah bisa terjadi di mana saja, kehati-hatian tetap perlu dikedepankan, terutama setelah sering mendengar kabar kejadian serupa.
“Dulu pas bujangan ja rajin kesana, sdah bisi anak kda biasa gara2 rajin mendengar berita kini, memang musibah dimana aja sllu ada, TPI sebaiknya menghindari lbih baik,” ujarnya.
Komentar bernada serupa juga disampaikan akun Sukma Bom D'just yang menggambarkan sensasi seolah ada sesuatu yang menarik dari dalam air.
“Kya ad yg nyedot dlam banyu t lah biar bisa bekunyung kd kwa mehindar ny,” tulisnya.
“Bujur memang ka ae… Ulun suah kesana sekali tapi perasaan uln smlm kaya lain Kitu pas uln bejalan kaya beaelisihan lawan orang padahal kdd siapa2 pank dihiga tu…” kata akun Erymery P.
Rubiyah juga menceritakan lebih lanjut kejadian tahun 2007 lalu saat dirinya umur 20 tahun dan mengalami sendiri hampir tenggelam di danau tersebut.
“umur 20 tahunan bun masih bujangan. sktar tahun 2007. pokonya wktu itu hdk mati kya di tarik org semodel kya binatang. tpi aneh bentuknya. waktu itu mandian hari minggu. bjlanan lwan kwanan ke danau. di tengah danau ada pusaran banyu yg luar biasa. klo di kisah pasti z org kda percaya,” kata Rubiyah Aditya.
(Nardi)












