PALANGKA RAYA – Warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan sarana dasar di wilayah pedesaan.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Dapil II Kotawaringin Timur-Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 (Penutupan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Senin, 5 Januari 2026.
Pipit Setyorini menyampaikan bahwa aspirasi tersebut merupakan hasil pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif anggota DPRD dengan konstituen dan masyarakat secara luas di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia mengatakan, masyarakat secara lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pembangunan di wilayah mereka, khususnya pembangunan yang dinilai sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat secara umum.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Lebih lanjut, Pipit menjelaskan, pada bidang fisik dan prasarana, warga mengusulkan penimbunan Poktan Mimbar Jaya sepanjang kurang lebih dua kilometer sebagai upaya mendukung aktivitas dan akses masyarakat.
Selain itu, warga RT 01, RT 02, dan RT 03 Desa Terantang juga mengusulkan pembangunan jaringan irigasi untuk membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat setempat. Peningkatan jalan lingkungan di sekitar permukiman warga juga menjadi salah satu permohonan utama.
Sementara itu, warga RT 06 dan RT 09 Desa Terantang mengusulkan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan desa. Masyarakat juga memohon pembangunan jaringan telekomunikasi guna menunjang kelancaran komunikasi antar desa.
Aspirasi lainnya datang dari RW 01 dan RW 03 Desa Terantang. Tokoh masyarakat setempat meminta agar pembangunan jalan-jalan pedesaan dan sekitarnya diprioritaskan karena tingginya aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan berkebun, di sepanjang ruas jalan tersebut.
Di bidang kesejahteraan rakyat, warga Desa Terantang juga mengusulkan bantuan bibit ternak seperti sapi, kambing, itik, dan ayam sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.
(Sya'ban)












