SAMPIT – Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim) menghadirkan inovasi layanan publik dengan meluncurkan mobil operasional cek kesehatan gratis. Peluncuran tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kotim ke-73 yang dipusatkan di Stadion 29 November Sampit, Rabu 7 Januari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyampaikan bahwa kehadiran mobil layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Momentum HUT Kotim ke-73 ini kami manfaatkan untuk meluncurkan mobil layanan cek kesehatan gratis, sekaligus membuka stan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Stadion 29 November,” ujarnya.
Umar menjelaskan, meskipun program cek kesehatan gratis telah berjalan sejak beberapa bulan lalu, pengadaan mobil operasional khusus baru dapat direalisasikan pada tahun ini untuk menunjang pelaksanaan layanan tersebut.
“Untuk mobil layanan ini, pengadaannya baru terealisasi tahun ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kotim atas dukungan dan perhatiannya sehingga mobil ambulans layanan cek kesehatan gratis ini bisa di-launching,” katanya.
Bkeberadaan mobil operasional tersebut akan sangat mendukung pola pelayanan jemput bola yang selama ini diterapkan Dinas Kesehatan Kotim, terutama dalam menjangkau masyarakat di berbagai lokasi.
Dengan mobil ini, layanan bisa dilakukan secara mobile, baik dalam agenda rutin mingguan maupun saat kegiatan di tempat keramaian seperti pasar, pusat perbelanjaan, hingga ruang publik lainnya.
Dinas Kesehatan juga telah menetapkan sasaran pelayanan agar manfaat dari program cek kesehatan gratis tersebut dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat Kotim untuk memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya sebagai upaya memantau kondisi kesehatan masing-masing,” imbuhnya.
Umar menegaskan, pemeriksaan kesehatan secara berkala memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Melalui deteksi awal, kita bisa memberikan edukasi, rekomendasi tindak lanjut, hingga pelayanan pengobatan yang diperlukan. Harapannya, dengan adanya layanan cek kesehatan gratis ini, derajat kesehatan masyarakat Kotim dapat terus meningkat,” pungkasnya. (Nardi)












