PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okky Maulana, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga lingkungan hidup. Ajakan ini disampaikan dalam momentum Hari Gerakan Sejuta Pohon Nasional yang diperingati setiap 10 Januari.
Politisi muda dari Partai Golkar ini menegaskan bahwa kondisi lingkungan saat ini, baik di tingkat lokal maupun global, sedang berada dalam ancaman serius. Dampak perubahan iklim menurutnya telah dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kita semua tahu kondisi lingkungan kita saat ini tidak baik-baik saja. Perubahan iklim sangat terasa nyata, dan hutan kota kita terus berkurang dari tahun ke tahun,” ujar Okky Maulana, Sabtu, 10 Januari 2026.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III ini menambahkan, menyusutnya ruang hijau dan hutan berdampak langsung pada kualitas hidup manusia. Hal ini mencakup penurunan kualitas udara hingga meningkatnya risiko bencana alam.
“Dampaknya kita rasakan secara langsung, baik dari kualitas udara yang menurun, cuaca yang semakin ekstrem, sampai pada ketersediaan air yang semakin terbatas,” jelasnya.
Okki menekankan bahwa menanam pohon merupakan langkah sederhana namun berdampak besar jika dilakukan secara kolektif. Baginya, kesadaran bersama adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem demi masa depan.
“Satu pohon memang tidak langsung mengubah segalanya, tetapi jika dilakukan bersama-sama, ini adalah bentuk kepedulian nyata untuk masa depan lingkungan kita,” tegas Okki.
Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk aktif menanam dan menjaga pohon di lingkungan rumah, sekolah, maupun ruang publik. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sebagai penentu keberhasilan upaya pelestarian lingkungan di Bumi Tambun Bungai.
“Mari kita jaga lingkungan dan hutan kita. Satu pohon dari kita adalah kontribusi nyata untuk Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Syauqi)












