Dishub Kalteng Siapkan Posko Lebaran 2026 dan Program Mudik Gratis

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy (kanan), saat memimpin Rapat FLLAJ yang membahas Evaluasi Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, , Selasa, 13 Januari 2026.

– Dinas Perhubungan Provinsi (Kalteng) mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran 2026, termasuk merancang program mudik gratis bagi masyarakat.

Hak tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy, saat memimpin Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang membahas Evaluasi Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, , Selasa, 13 Januari 2026.

Yulindra menjelaskan, selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan angkutan Nataru, forum tersebut juga menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis menghadapi arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan berlangsung pada Maret mendatang.

“Evaluasi Nataru ini menjadi dasar dalam menyusun perencanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Dalam paparannya, Yulindra menekankan pentingnya penanganan titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas di sejumlah ruas jalan strategis di .

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan pengawasan, serta perbaikan manajemen lalu lintas.

Selain aspek keselamatan, Dishub Kalteng juga menaruh perhatian pada peningkatan pelayanan angkutan umum. Salah satu program yang tengah disiapkan adalah mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Hari Raya Idulfitri 2026.

“Program mudik gratis ini dirancang sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Yulindra.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Posko Angkutan Nataru 2025/2026 yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan angkutan umum dan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas menjadi modal penting dalam menyongsong pelayanan transportasi pada periode Lebaran.

Yulindra berharap seluruh pemangku kepentingan, baik instansi pemerintah, aparat keamanan, maupun operator transportasi, dapat terus memperkuat sinergi guna memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.

(Sya'ban)

baca juga ...  CPO dan Kernel Kompak Turun, Harga TBS Sawit Kalteng Ikut Anjlok

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!