SAMPIT – Wakil Ketua Komite III DPD RI dr Erni Daryanti turut melakukan evaluasi sektor pendidikan dan penyaluran beasiswa saat kunjungan kerja di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis 15 Januari 2026. Fokus evaluasi diarahkan pada Program Indonesia Pintar (PIP) serta kesiapan layanan pendidikan di daerah.
Dalam agenda tersebut, DPD Dapil Kalimantan Tengah ini sempat mengunjungi SMA Negeri 1 Sampit untuk memantau penyaluran beasiswa PIP. Berdasarkan data yang diterimanya, lebih dari 57 siswa di sekolah tersebut telah menerima bantuan pendidikan dari pemerintah pusat.
“Beasiswa PIP ini memang kami dorong agar menjangkau SD, SMP, hingga SMA di Kalimantan Tengah, termasuk di Sampit. Potensinya besar jika didukung data yang kuat dari Dinas Pendidikan,” ungkap Erni.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi data agar penyaluran beasiswa benar-benar tepat sasaran, terutama bagi siswa di wilayah pelosok yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan. Menurutnya, pendataan yang akurat menjadi kunci agar tidak ada siswa yang layak justru terlewatkan.
Selain itu, Erni juga menerima aspirasi bahwa keterbatasan jumlah sekolah tingkat SMA dan tidak sebanding dengan lulusan SMP, sehingga menjadi persoalan penerimaan peserta didik baru yang kerap dikeluhkan masyarakat, khususnya juga terkait kuota di sekolah negeri favorit.
“Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kotim, tetapi juga di banyak daerah lain. Persoalan ini menjadi pekerjaan bersama, kedepannya perlu solusi komprehensif, termasuk rencana pembangunan SMA baru yang akan didorong melalui kemitraan dengan Kementerian Pendidikan,” ujarnya.
Tak hanya sektor pendidikan umum, Erni juga menyempatkan diri melakukan evaluasi di Kantor Kementerian Agama Kotim terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia menegaskan, seluruh hasil kunjungan dan aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPD RI. (nardi)












