SAMPIT – Kasus pencatutan nama pejabat kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, nama dan foto Ketua Komisi II DPRD Kotim Akhyannoor, disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan melalui aplikasi WhatsApp dengan menggunakan nomor yang bukan miliknya.
Dalam modus tersebut, pelaku mencatut identitas Akhyannoor dan menggunakan foto wajahnya sebagai foto profil guna meyakinkan calon korban. Namun, Akhyannoor menegaskan bahwa nomor WhatsApp tersebut bukan miliknya.
“Itu bukan nomor saya. Wajah saya memang ada di foto itu, tetapi saya tidak pernah memiliki baju seperti yang digunakan di gambar tersebut. Ini jelas penipuan,” tegas Akhyannoor, Rabu 21 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, pencatutan nama pejabat seperti ini berpotensi merugikan masyarakat karena pelaku memanfaatkan kepercayaan publik terhadap jabatan tertentu untuk melancarkan aksinya.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat lainnya.
“Kalau ada orang yang mengatasnamakan saya dengan nomor tersebut, mohon jangan dilayani. Waspada, karena itu menggunakan foto saya untuk penipuan,” ujarnya.
Akhyannoor juga mengimbau agar masyarakat selalu melakukan konfirmasi melalui jalur resmi apabila menerima pesan atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat publik.
Masyarakat diharapakan semakin cerdas dan berhati-hati menghadapi berbagai modus penipuan yang kini semakin beragam. Sebelumnya modus penipuan seperti ini juga sering menggunakan identitas pejabat Kotim diantaranya Bupati Kotim Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati maupun pejabat lainnya yang dikenal luas oleh masyarakat. (nardi)












