SAMPIT – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dinkes Kotim) memastikan kesiapan logistik kesehatan untuk menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari masker hingga obat-obatan di puskesmas.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan persediaan masker sebenarnya telah disiapkan sejak 2023, saat karhutla sempat melanda wilayah Kotim.
“Masker itu sudah kami siapkan sejak 2023. Karena kondisi waktu itu mereda, stoknya kami simpan dan bisa digunakan untuk tahun ini,” ujarnya, Sabtu 24 Januari 2026.
Untuk masker anak, Dinkes memiliki 39 bus. Sebanyak 12 bus telah didistribusikan ke 11 puskesmas, sementara sisanya masih tersedia di gudang. Sedangkan masker dewasa tersedia 43 dus, dengan 13 dus sudah disalurkan dan 30 dus disiapkan sebagai cadangan.
“Masker ini kami siapkan khusus untuk antisipasi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat,” kata Nugroho.
Selain masker, Dinkes juga memastikan ketersediaan obat-obatan, termasuk obat ISPA, obat diare, serta infus untuk penanganan pasien di puskesmas.
“Kesiapan pelayanan kesehatan tetap kami jaga agar dampak kemarau dan karhutla bisa diminimalkan,” tambahnya. (nardi)












