PALANGKA RAYA – Warga Desa Muara Bakah, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, mengusulkan sejumlah kebutuhan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai dari sektor pertanian hingga pembangunan infrastruktur dasar desa.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah IV, Purdiono, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Purdiono menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat Desa Muara Bakah mencakup bidang perekonomian, kesejahteraan rakyat, serta infrastruktur.
Pada bidang perekonomian, masyarakat mengusulkan bantuan pupuk dan bibit untuk menunjang aktivitas pertanian warga.
Sementara pada bidang kesejahteraan rakyat, warga mengusulkan adanya solusi terhadap persoalan rumah dinas petugas kesehatan yang dinilai terlalu jauh dari lingkungan masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan petugas kesehatan jarang berada di tempat dan berdampak pada pelayanan kesehatan.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan alat-alat hadrah atau tarbang, serta bantuan seragam bagi ibu-ibu yasinan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Pada bidang infrastruktur, masyarakat mengusulkan pembangunan turap di depan masjid karena kawasan tersebut kerap mengalami abrasi.
Usulan lainnya yakni pembangunan jalan tembus Desa Muara Bakah dari Jalan Negara di Kilometer 12 Puruk Cahu dengan panjang sekitar sembilan kilometer guna membuka akses dan meningkatkan konektivitas desa.
Warga juga mengajukan usulan rehabilitasi lantai Masjid Nurul Iman Muara Bakah serta pembangunan kanopi masjid untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Purdiono menjelaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut merupakan hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif antara anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan konstituen dan masyarakat di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat secara terbuka dan jujur menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pembangunan di wilayah mereka, khususnya pembangunan yang dinilai penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang berlangsung pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












