DPRD Kalteng Perjuangkan Kenaikan Honor Mantir Adat dan Guru Bahasa Inggris di

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Anggota DPRD Provinsi (Kalteng) sekaligus Juru Bicara Tim Reses Daerah Pemilihan (Dapil) V, Noor Fazariah Kamayanti, menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan aparatur adat serta pemenuhan tenaga pengajar di Kabupaten .

Kamayanti mengungkapkan bahwa honor para mantir adat saat ini masih sangat rendah, yakni di kisaran Rp100.000 per bulan. Pihaknya berkomitmen untuk mengupayakan kenaikan insentif tersebut guna menghargai peran strategis lembaga adat.

“Untuk honor mantir yang saat ini Rp100 ribu, akan kami upayakan untuk naik. Namun, hal ini perlu didasari dengan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) terlebih dahulu sebagai payung hukumnya,” ujar Kamayanti saat menyampaikan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kalteng.

Selain masalah kesejahteraan tokoh adat, Kamayanti juga menekankan mendesaknya kebutuhan guru Bahasa Inggris di wilayah tersebut untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SD dan SMP. Ia juga mencatat kebutuhan sarana pendukung lainnya seperti alat dan seni untuk kegiatan ekstrakurikuler.

“Kebutuhan alat dan seni sangat penting untuk menyalurkan bakat dan minat siswa. Kami akan sampaikan hal ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten , termasuk kebutuhan lapangan dan alat musik,” tambahnya.

Terkait sektor ekonomi kerakyatan, ia melaporkan perkembangan Koperasi Merah Putih yang tengah melengkapi sarana kantor dan gerai.

Kamayanti juga mendorong masyarakat untuk proaktif mengajukan proposal bantuan ke Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait seperti pengadaan bibit sawit dan pupuk bersubsidi (setelah koordinasi kewenangan antara provinsi dan kabupaten), bantuan alat tangkap, mesin cas klotok, dan pengembangan tambak, Bantuan ternak sapi, kambing, maupun babi, dukungan alat pertukangan, bengkel, serta pengembangan potensi wisata .

“Banyak program yang dianggarkan di tingkat provinsi, mulai dari pertanian hingga seni budaya. Kami meminta kelompok masyarakat segera membuat proposal agar bantuan bisa segera diproses melalui dinas terkait,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Demo Tolak UU TNI di DPRD Kalteng Memanas, Seorang Demonstran Terluka
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!