PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, mendorong dinas terkait agar meningkatkan dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar secara menyeluruh dan merata di seluruh daerah.
Hal tersebut disampaikan Tomy menyusul hasil kunjungan dalam daerah yang dilakukannya beberapa waktu lalu. Dari hasil peninjauan tersebut, masih ditemukan sejumlah kendala dalam pemanfaatan fasilitas pendukung pembelajaran di sekolah, khususnya televisi interaktif yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Tomy mengungkapkan, meskipun bantuan televisi interaktif sudah disalurkan ke sekolah-sekolah, pemanfaatannya di lapangan belum sepenuhnya optimal.
“Sejumlah sekolah masih menghadapi kendala teknis, baik dalam pengoperasian perangkat maupun keterbatasan sarana pendukung lainnya,” ucapnya, Senin 26 Januari 2026.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kalteng ini menilai, televisi interaktif sebagai salah satu inovasi pembelajaran seharusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang proses belajar mengajar di kelas. Namun pada kenyataannya, perangkat tersebut belum tersedia di seluruh ruang kelas dan masih menemui hambatan operasional.
“Selain persoalan teknis, juga menyoroti keterbatasan jaringan internet dan pasokan listrik yang masih menjadi kendala utama di sejumlah wilayah, terutama di daerah terpencil. Kondisi ini dinilai sangat berpengaruh terhadap efektivitas pemanfaatan televisi interaktif di sekolah,” tambahnya.
Kendalanya yang pertama jaringan, yang kedua listrik. Tapi sebenarnya bantuan dari provinsi, kalau tidak salah melalui Dinas Pendidikan, sudah dilengkapi dengan Starlink dan PLTS untuk mendukung.
“Meskipun fasilitas pendukung seperti internet berbasis satelit dan pembangkit listrik tenaga surya telah disediakan, sekolah-sekolah tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan mengoptimalkan pemanfaatannya,” lanjutnya.
Proses adaptasi tersebut perlu diiringi dengan pendampingan serta pembenahan secara berkelanjutan dari dinas terkait. Hal ini penting agar fasilitas yang telah disediakan tidak terbuang sia-sia dan benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Selain itu, juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di sekolah, baik guru maupun tenaga pendukung, dalam mengoperasikan televisi interaktif beserta sarana penunjangnya, sehingga pemanfaatannya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tuturnya.
Dalam hal ini juga berharap persoalan-persoalan ini bisa segera diatasi oleh dinas terkait, supaya kendala yang ada tidak menghambat proses belajar mengajar di sekolah.
“Melalui peningkatan dukungan infrastruktur, pendampingan teknis, serta pemerataan fasilitas pendidikan, DPRD Kalteng berharap kualitas pembelajaran di seluruh wilayah dapat terus meningkat dan dirasakan secara adil oleh seluruh peserta didik,” ungkapnya. (yud)












