BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melakukan kaji tiru ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai upaya mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Kunjungan ini menjadi langkah strategis Seruyan untuk belajar dari daerah yang dikenal sukses dan inovatif di tingkat nasional.
Rombongan Pemkab Seruyan dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, para kepala SOPD, serta Plt Sekretaris DPRD. Mereka disambut hangat oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran asisten dan kepala SOPD Banyuwangi di Aula Minak Jinggo, Kantor Bupati Banyuwangi, Selasa 10 Februari 2025.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Seruyan mempelajari berbagai sektor strategis, mulai dari kinerja birokrasi, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga pengembangan pariwisata dan inovasi layanan publik. Banyuwangi dipilih karena dinilai berhasil membangun sistem pemerintahan modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, menyampaikan bahwa rencana kaji tiru ini sebenarnya sudah dirancang sejak Januari. Namun, karena padatnya agenda daerah, kunjungan baru dapat terlaksana pada awal Februari. Ia berharap seluruh perangkat daerah yang ikut serta dapat menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya untuk diterapkan di Seruyan.
“Kami mohon ilmunya bisa ditularkan kepada kawan-kawan kami. Biarkan mereka beberapa hari di sini untuk benar-benar menggali dan mempelajari sistem yang diterapkan Banyuwangi. Insya Allah Pak Bupati memberi izin penuh,” ujar Harsandi. Ia menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta agar kunjungan ini tidak sekadar seremonial.
Sebagai informasi, Kabupaten Banyuwangi menjadi sorotan nasional setelah meraih predikat AA dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), sekaligus menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang mencapai capaian tersebut. Pemkab Seruyan berharap, hasil kaji tiru ini mampu mendorong perubahan nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah di tahun-tahun mendatang.
(ASY)












