PULANG PISAU – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri Panen Raya Demplot Padi di Desa Tahai Jaya, Selasa 10 Februari 2026.
Edy Pratowo mengungkapkan bahwa hasil panen demplot padi PT Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, ini mencapai 6,7 hingga 7 ton per hektare, meningkat signifikan dibandingkan hasil sebelumnya.
Capaian tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa optimalisasi pertanian melalui dukungan pupuk, sarana produksi, dan pendampingan yang tepat mampu meningkatkan produktivitas petani secara nyata.
“Kalau melihat hasil seperti ini, kita optimis pertanian di Pulang Pisau bisa terus berkembang dan hasilnya lebih konsisten ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Pulang Pisau memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah, sehingga peningkatan hasil panen di daerah ini akan berdampak langsung terhadap ketahanan pangan regional.
Wagub juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan harga gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram, yang dinilai mampu memberikan kepastian harga dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain itu, Edy Pratowo mendorong dukungan sistematis dari pemerintah provinsi, termasuk penyediaan alsintan, sarana produksi pertanian, serta penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan pertanian.
Ia berharap, dengan pembinaan berkelanjutan dan keterlibatan PT Pupuk Indonesia dalam pengembangan demplot, produktivitas padi di Pulang Pisau dapat terus meningkat dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kalimantan Tengah. (denny)












