Elpiji 3 Kilogram Diduga Tak Sesuai Berat, Warganet : Pantas Lekas Habis

NARDI/BERITASAMPIT - Tangkapan layar komentar warganet.

SAMPIT – Penyegelan di salah satu SPBE pengisian gas elpiji 3 kilogram subsidi di Pelangsian Sampit (Kotim) oleh Polda Kalteng menyita perhatian warganet.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sekitar 80 tabung gas elpiji 3 kilogram yang diduga tidak sesuai takaran seharusnya 3 kilogram hanya berkisar antara 2,7 hingga 2,8 kilogram.

Beragam komentar netizen bermunculan di Facebook Berita Sampit menanggapi persoalan tersebut.

Salah satu warganet akhirnya paham kenapa selama isi tabung cepat habis karena memang kurang dari takaran.

“Ya memang begitu lah fakta nya, ada yg berisi 2,7 kg, 2,8 kg. Gk ad yg full 3kg kcuali ada audit baru timbangan nya di program ulang. Mohon maaf aku berani ngomong krna aq pernah kerja di situ (dengan emot tertawa),” kata akun bernama Bore Banaran Jua, diakses pada Sabtu 14 Februari 2026.

“Aku pernah beli di warung yg 3kg harganya 45 saat musim lagi mahal, dua hari habis, jara aku nokar mending yg ganal nokar di pom lumayan pang hrganya mengeluarkan duit tpi thn parak 3 bulan memakainya,” sahut akun
Zainatul membenarkan.

“Mantap,,di segel saja soalnya tabung gas elpiji 3 kg cepat habis isinya gak sesuai ukuran,” sambung akun Gajali Rahman.

Salah satu akun juga menyebutkan tabung gas 12 kilogram juga cepat habis, patut menjadi perhatian aparat.

“Dulu pakai tabung biru 12 kilo 3 bulan baru habis, sekarang 1,5 bulan baru habis,” kata akun Rujiman Santoso.

“Bujur to (benar itu),” timpal akun Bengkel Las Merapi

Sejumlah akun menegaskan agar pimpinan SPBE ditangkap jika memang terbukti menipu masyarakat dengan mengurangi takaran.

“Bagus tangkap pak pimpinan SPBE sama yg mengisi nya, mereka sdh menipu masyarakat,” kata akun Agit Tasik.

“Tangkap itu orang,, yang bermain disitu juga,” sambung akun Bani Sieng.

“Makannya banyak emak2 ngomong gas 3 kg kok cepat habis… Gk kaya biasanya isi nya cepat hbs… Ternyata akal-akalan di pom gas nya yg korupsi… Sdh harga selangit, isi dicurangi,” celetuk akun iriyanto Jaladara Nareswara.

“Kena mun tutup pasti harga lpg samai 100k setabung..soal nya ini satu2 nya pengisian lpg 3kg di kotim,” sahut akun Har Yanty.

Diberitakan sebelumnya, Polda melalui tim Indaksi bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotim melakukan inspeksi mendadak di salah satu SPBE pengisian gas elpiji 3 kilogram subsidi.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sekitar 80 tabung gas elpiji 3 kilogram yang diduga tidak sesuai takaran di SPBE PT Niaga Jaya Makmur, Jalan Niaga, Kelurahan Pelangsian. Hasil uji timbang menunjukkan isi tabung yang seharusnya 3 kilogram hanya berkisar antara 2,7 hingga 2,8 kilogram.

Atas temuan itu, dua nozel pengisian gas langsung dipasangi garis polisi dan puluhan tabung dijadikan barang bukti. Aparat kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab ketidaksesuaian takaran serta menelusuri potensi pelanggaran, menyusul keluhan masyarakat yang menilai gas elpiji yang dibeli cepat habis. (Nardi)

baca juga ...  Yolanda Paparkan Arah Kebijakan Disdik Kotim di Tengah Efisiensi Anggaran 2026
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!