SAMPIT – Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari tiga jam, korban tenggelam di danau bekas galian C Jalan Bina Karya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, akhirnya ditemukan oleh tim gabungan pada Kamis 26 Februari 2026 sekitar pukul 19.50 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam sekitar pukul 16.30 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kotawaringin Timur, relawan, serta unsur SAR.
Relawan yang turut dalam proses pencarian, Rian, mengatakan korban ditemukan di sekitar lokasi awal dilaporkan tenggelam.
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 19.50 WIB oleh tim gabungan. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa. Posisi korban tidak terlalu jauh dari titik awal diduga tenggelam,” ujar Rian di lokasi kejadian.
Menurutnya, proses pencarian sempat mengalami kendala karena kondisi air yang keruh dan kedalaman danau yang tidak merata. Namun berkat koordinasi tim di lapangan, korban akhirnya berhasil ditemukan.
Setelah dievakuasi dari danau, jenazah korban langsung dibawa petugas menuju instalasi kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian tragis di kawasan bekas galian C yang kerap dijadikan lokasi berenang oleh warga. Aparat dan relawan kembali mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak berenang di area tersebut karena memiliki tingkat risiko yang tinggi.
Sementara itu Kalak BPBD Kotim Multazam K Anwar menyebut bahwa korban ditemukan sekitar 25 meter dari pinggir danau.
“Korban telah ditemukan sekitar 25 meter dari pinggir danau dan kami petugas gabungan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit,” ungkapnya.
(Jimmy)












