SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, menghadiri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 yang digelar di Pasar Inpres Sukamara, Jumat 27 Februari 2026.
Pada kegiatan peringatan HPSN tersebut juga dirangkai dengan pembagian pupuk kompos oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi dan dorongan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.
Selain itu, turut dibagikan bibit tanaman hortikultura seperti cabai, terong, tomat dan berbagai bibit lainnya guna mendukung gerakan penghijauan serta ketahanan pangan rumah tangga.
Masduki menyampaikan bahwa peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bertanggung jawab.
Momentum ini juga menjadi refleksi atas peristiwa tragis longsor TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005, yang mengingatkan bahwa persoalan sampah bukan sekadar isu kebersihan, melainkan juga menyangkut lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan generasi mendatang.
“Tahun ini pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengusung tema ‘Kolaborasi untuk Indonesia Asri', yang bermakna aman, sehat, resik, dan indah. Tema ini sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Sukamara yang kaya akan hutan, sungai, dan wilayah pesisir,” jelas Masduki.
“Kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keasrian bumi Sukamara agar tetap aman dari bencana sampah, sehat bagi warganya, resik dari pencemaran, dan indah dipandang mata,” lanjutnya.
Masduki menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani persoalan sampah, karena sumber sampah berasal dari berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, industri, pasar hingga aktivitas masyarakat lainnya.
“Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah dan seluruh perangkatnya, masyarakat dari tingkat RT/RW hingga desa dan kelurahan, tokoh agama dan adat, pelaku usaha, dunia pendidikan, generasi muda, serta komunitas peduli lingkungan,” terang Masduki.
Melalui peringatan HPSN Tahun 2026 ini,
Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi terwujudnya Sukamara yang lebih asri dan berkelanjutan. (enn)












