PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat jumlah penumpang angkutan udara pada Januari 2026 mencapai 125.548 orang dengan frekuensi penerbangan sebanyak 1.366 kali.
Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, saat merilis Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor BPS Kalteng, Senin, 2 Maret 2026.
Agnes, mengatakan data tersebut menunjukkan aktivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah masih cukup tinggi pada awal tahun 2026.
“Total penumpang angkutan udara pada Januari 2026 tercatat sebanyak 125.548 orang dengan frekuensi penerbangan mencapai 1.366 kali,” ujarnya.
Menurut Agnes, tingginya jumlah penumpang angkutan udara tersebut mencerminkan mobilitas masyarakat yang tetap aktif, baik untuk keperluan perjalanan bisnis, pemerintahan, maupun kegiatan lainnya.
Selain transportasi udara, BPS juga mencatat aktivitas transportasi laut yang cukup signifikan. Pada Januari 2026 terdapat 651 kunjungan kapal dengan jumlah penumpang mencapai 29.631 orang.
“Angkutan laut pada Januari 2026 mencatat 651 kunjungan kapal dengan total penumpang sebanyak 29.631 orang,” jelasnya.
Tidak hanya penumpang, aktivitas distribusi barang melalui transportasi laut juga menunjukkan volume yang besar. Total barang yang diangkut melalui jalur laut pada periode tersebut mencapai 1,40 juta ton.
Agnes menambahkan, tingginya aktivitas transportasi baik udara maupun laut menunjukkan pergerakan ekonomi dan distribusi logistik di Kalimantan Tengah masih berjalan cukup baik.
“Pergerakan penumpang dan barang melalui moda transportasi udara maupun laut menjadi indikator penting dalam melihat aktivitas mobilitas masyarakat dan distribusi barang di daerah,” pungkasnya.
(Sya'ban)












