SUKAMARA – Bupati Sukamara Masduki bersama Wakil Bupati Sukamara Nur Effendi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan operasi pasar Elpiji 3 kilogram yang digelar di Pasar Saik, Senin 9 Maret 2026.
Operasi pasar tersebut merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H/2026 M, sekaligus untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga Elpiji 3 kilogram di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.
Bupati Masduki mengatakan bahwa operasi pasar Elpiji 3 kilogram ini juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh gas bersubsidi dengan harga yang sesuai ketentuan.
“Operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram tetap terjaga, sekaligus membantu masyarakat agar dapat membeli gas dengan harga yang stabil menjelang Idulfitri,” ujar Masduki.
Ia menjelaskan, kegiatan operasi pasar Elpiji 3 kilogram yang digelar di Pasar Saik tersebut merupakan yang ketujuh kalinya dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sukamara sejak Februari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi potensi kelangkaan Elpiji 3 kilogram di masyarakat.
Masduki juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Pertamina Patra Niaga, khususnya Sales Branch Manager Kalteng V Gas serta Sales Area Manager Kalteng, dan para agen Elpiji yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut.
Menurutnya, berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, selama bulan Ramadan di Kabupaten Sukamara telah dilaksanakan tujuh kali operasi pasar Elpiji 3 kilogram, dan pemerintah daerah masih akan melaksanakan tiga kali operasi pasar tambahan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Dengan adanya operasi pasar ini, kami berharap pasokan Elpiji 3 kilogram tetap aman dan harga di tingkat masyarakat bisa tetap terkendali,” pungkasnya. (enn)












