PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan Pasar Murah Spesial Ramadan bagi mahasiswa di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu, 11 Maret 2026.
Kegiatan ini menyalurkan sebanyak 3.000 paket sembako untuk membantu meringankan kebutuhan pokok mahasiswa selama bulan Ramadan.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa agar dapat menjalani perkuliahan dengan lebih tenang tanpa terbebani kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami ingin membantu meringankan beban mahasiswa agar tetap fokus belajar tanpa perlu khawatir terhadap kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak, dan gula,” ujarnya.
Ia memahami kehidupan mahasiswa tidak selalu mudah, terutama bagi mereka yang merantau dari daerah pedalaman kabupaten di Kalimantan Tengah dan harus hidup jauh dari keluarga.
“Banyak di antara mahasiswa berasal dari keluarga sederhana, bahkan harus merantau dari daerah yang jauh. Karena itu, tidak sedikit yang menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya kuliah,” katanya.
Menurut Agustiar, pelaksanaan pasar murah tersebut juga bertepatan dengan momentum Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga diharapkan dapat membantu mahasiswa menyambut bulan suci dengan lebih ringan.
Ia menegaskan bahwa meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Meski APBD tahun 2026 hanya sebesar Rp5,4 triliun, turun dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas kami,” tegasnya.
Selain program pasar murah, Pemprov Kalteng juga menjalankan sejumlah program pendidikan lainnya seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana serta program sekolah gratis yang merupakan bagian dari Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung generasi muda Kalimantan Tengah untuk meraih cita-cita.
“Mahasiswa adalah aset bangsa yang sangat berharga. Di pundak kalianlah masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan mahasiswa agar terus memiliki semangat dalam meraih impian, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi berbagai perilaku negatif seperti narkoba dan judi online.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjunjung nilai kearifan lokal dengan mengamalkan falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat sebagai pedoman hidup masyarakat Kalimantan Tengah.
Diketahui, Pasar Murah Spesial Ramadan ini diperuntukkan bagi mahasiswa penerima manfaat Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana tahun 2025-2026, mahasiswa asal pedalaman Kalimantan Tengah, mahasiswa yang tinggal di mess pemerintah kabupaten di Kota Palangka Raya, serta mahasiswa yang dinilai sangat membutuhkan.
Sebanyak 3.000 paket sembako disalurkan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis dengan harga awal Rp144.750 per paket.
Namun dalam kegiatan tersebut, Gubernur menggratiskan seluruh paket sembako sehingga dapat diterima mahasiswa tanpa dipungut biaya.
Selain itu, para mahasiswa juga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp100 ribu sebagai dukungan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perkuliahan, khususnya di bulan Ramadan.
(Sya'ban)












