Pemkab Kotim Sambut Kedatangan Yonif TP 923/Mentaya, Perkuat Pertahanan dan Pembangunan Daerah

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor menyambut prajurit TNI Yonif TP 923/ Mentaya.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) menyambut kedatangan anggota Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 923/Mentaya di Gedung Expo Jalan Tjilik Riwut Sampit, Jumat 13 Maret 2026.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kotim ia menyampaikan selamat datang kepada prajurit Yonif 923/Mentaya yang kini resmi bertugas dan menjadi bagian dari warga Kotim. 

“Saya atas nama pemerintah daerah dan juga seluruh masyarakat Kabupaten Kotim mengucapkan selamat datang kepada Yonif 923 Mentaya yang pada pagi hari ini secara resmi kita terima menjadi warga Kabupaten Kotim karena mereka bertugas di Yonif 923 Mentaya yang ditempatkan di Kota Sampit,” ujar Halikinnor.

Ia mengaku sangat gembira dengan hadirnya tambahan prajurit tersebut. Dirinya menjelaskan sejumlah fasilitas yang ada di Kota Sampit, kemudian nama Mentaya sendiri merupakan sungai yang membentang di Kotim dari selatan hingga ke utara, karena para prajurit tersebut berasal dari luar daerah.

Menurutnya, keberadaan Yonif TP 923/Mentaya akan sangat membantu pembangunan daerah karena beberapa kompi yang dimiliki memiliki keahlian khusus. 

Para prajurit Yonif TP 923 menempati kawasan dan bangunan Gedung Expo milik Pemkab Kotim sebagai asrama, yang sebelumnnya tidak fungsional dan TNI melakukan sejumlah perbaikan hingga akhirnya bisa ditempati.

“Ada beberapa kompi yang mempunyai keahlian tersendiri, seperti konstruksi, peternakan, perikanan dan pertanian untuk ketahanan pangan,” katanya.

Halikinnor juga mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya memperkuat ketahanan negara hingga ke daerah. Ia menyebut keberadaan unit seperti Yonif TP sangat penting untuk mendukung pertahanan sekaligus pembangunan.

Selain memperkuat ketahanan negara, menurutnya prajurit juga dapat berperan dalam membantu membuka akses jalan menuju wilayah terpencil dan berbagai kegiatan pembangunan lainnya.

baca juga ...  Tragis! Pemuda 22 Tahun Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Gudang Penggilingan Padi Lampuyang

“Karena Kabupaten Kotim sangat luas, kurang lebih satu setengah kali Provinsi Jawa Timur. Tentunya ini membutuhkan sumber daya manusia yang besar untuk membangun daerah,” ujarnya.

Ia pun meyakini para prajurit Yonif 923/Mentaya dapat beradaptasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam mendorong kemajuan Kotim.

Sementara itu, Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menjelaskan bahwa pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan setiap kabupaten memiliki satu batalyon infanteri teritorial pembangunan.

“Targetnya di satu kabupaten ada satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan untuk melaksanakan pertahanan negara dan juga mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam struktur Yonif TP terdapat beberapa kompi tambahan seperti kompi pertanian, peternakan, konstruksi dan yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan di daerah.

Menurutnya, unit tersebut juga dilengkapi alat dan sarana prasarana yang mendukung kegiatan pembangunan serta dapat membantu pemerintah daerah jika terjadi bencana.

“Apabila terjadi bencana, dengan adanya unit teritorial pembangunan itu akan sangat membantu pemerintah daerah untuk mengatasi dan menanggulangi bencana serta membantu kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini jumlah prajurit Yonif TP 923/Mentaya yang telah bertugas di Kotim sebanyak 538 personel yang berasal dari berbagai daerah. Ke depan jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah hingga mencapai jumlah ideal sekitar 1.037 prajurit. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!