SAMPIT – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) pada H-2 Idulfitri menjadi keberangkatan terakhir dalam periode mudik 2026, kapal KM Kirana III diberangkatkan dengan tujuan Sampit–Surabaya, membawa sebanyak 770 penumpang, Kamis 19 Maret 2026.
Kepala Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Sampit Gusti Muchlis menjelaskan bahwa tadi malam KM Kirana III menurunkan penumpang di Sampit sebanyak 144 orang.
Ia juga mengungkapkan, pada malam sebelumnya pihaknya telah memberangkatkan KM Rucitra VI dengan tujuan Sampit–Semarang yang mengangkut sebanyak 525 penumpang.
“Total pada hari ini, H-2, jumlah penumpang turun si Pelabuhan Sampit mencapai 968 orang. Sedangkan penumpang berangkat dari Sampit ke Jawa sampai saat ini tercatat sebanyak 6.678 orang,” tambahnya.
Menurut Gusti, selama periode arus mudik tahun ini, total keberangkatan kapal yang telah beroperasi sebanyak tujuh call dari 12 call yang disiapkan.
“KM Kirana III ini merupakan kapal terakhir yang melayani arus mudik tahun ini di pelabuhan Sampit,” tegasnya.
Sementara itu, untuk arus balik, kapal pertama dijadwalkan sekitar 24 Maret 2026 tiba dari Surabaya, disusul kedatangan kapal lainnya keesokan harinya.
“Kalau dilihat dari jumlah kapal, arus balik nanti tersisa 5 keberangkatan kapal lagi dari total 12 call,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dibandingkan tahun sebelumnya, arus mudik tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Tahun ini terjadi peningkatan, baik dari jumlah armada maupun jumlah penumpang. Estimasi kenaikannya sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.
Meski begitu, pihak posko saat ini masih memfokuskan pelayanan pada arus mudik. Untuk arus balik, termasuk penjualan tiket, pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut.
“Untuk arus balik, kami belum mendapatkan informasi terkait penjualan tiket. Saat ini fokus kami masih pada arus mudik,” tandasnya. (nardi)












