Legislator Kalteng Ajak Masyarakat Aktif Pilah Sampah dari Rumah

IST/BERITASAMPIT - Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

– Anggota Komisi IV , Okki Maulana, menilai sistem pengelolaan sampah yang masih konvensional sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini.

“Pola lama yang hanya mengandalkan pengumpulan dan pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak mampu menjawab tantangan meningkatnya volume sampah, khususnya di wilayah perkotaan seperti ,” ucapnya, Senin 23 Maret 2026.

Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, sistem pengelolaan sampah harus ikut berkembang. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama.

“Selain itu diperlukan perubahan pendekatan menuju sistem yang lebih modern dan terintegrasi. Pengelolaan sampah, kata dia, harus mencakup seluruh tahapan, mulai dari pemilahan di sumber, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali melalui proses daur ulang,” tambahnya.

Pendekatan terpadu tersebut tidak hanya mampu mengurangi beban TPA, tetapi juga menekan dampak negatif terhadap lingkungan. Bahkan, jika dikelola dengan baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomis.

“Pengelolaan yang terintegrasi akan memberikan banyak manfaat. Selain mengurangi volume sampah, juga bisa membuka peluang ekonomi dari hasil daur ulang,” lanjutnya.

Selain itu mendorong pemerintah daerah di untuk mulai mengadopsi solusi berbasis teknologi modern. Inovasi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kota-kota besar harus mulai memikirkan solusi jangka panjang. Teknologi bisa menjadi jawaban untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah,” tuturnya.

Selain itu mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran serta masyarakat juga sangat menentukan, terutama dalam hal kesadaran untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.

dan pembiasaan menjadi langkah awal yang penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat. Kesadaran masyarakat adalah kunci. Kalau dari rumah tangga sudah terbiasa memilah sampah, maka proses berikutnya akan jauh lebih mudah,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Potensi Pajak Tambang Belum Maksimal, Pemprov Kalteng Didorong Intensifikasi Penerimaan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!