KUALA PEMBUANG – Setelah melalui proses pencarian intensif, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang diduga Anak Buah Kapal (ABK) KM Triton 28 yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Seruyan, Jumat 27 Maret 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, menyampaikan bahwa operasi pencarian dan evakuasi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, melibatkan tim gabungan dari TRC BPBD Seruyan, Basarnas Sampit, TNI AL, Marnit DAS Seruyan, serta Satpolairud Polres Seruyan.
Korban diketahui bernama Irvan Saputra (24), seorang pelajar/mahasiswa asal Desa Banjarnegeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Ia diduga menjadi korban tenggelam dari kapal KM Triton 28.
Peristiwa penemuan bermula saat seorang nelayan bernama Rian menemukan sesosok mayat mengapung di laut, sekitar 10 mil dari pesisir Pantai Jodoh pada koordinat S 03°17'56.9″ E113°00'02.1″, sekitar pukul 12.30 WIB.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 16.05 WIB, tim berhasil menemukan titik lokasi dan mengevakuasi jenazah yang diduga kuat merupakan korban yang hilang.
Jenazah kemudian dibawa ke Kuala Pembuang dan tiba di RSUD setempat sekitar pukul 18.23 WIB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kondisi jenazah telah mengalami lebam mayat dan mulai membusuk, mengindikasikan korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan.
Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh pamannya, Ashari, menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima musibah ini dengan ikhlas.
Hingga saat ini, pihak berwenang memastikan proses evakuasi telah berjalan lancar dan situasi dinyatakan terkendali.
(ASY)












