PALANGKA RAYA – Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 31 Maret 2026, di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.
Pantauan Berita Sampit hingga pukul 19.33 WIB, suasana di lokasi pelantikan mulai ramai. Jajaran protokoler tampak sibuk melakukan berbagai persiapan menjelang dimulainya prosesi.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga telah hadir, dengan mengenakan jas hitam.
Pergantian posisi Sekda Kalteng menjadi sorotan, menyusul berakhirnya masa jabatan pejabat saat ini. Pemerintah provinsi memastikan jabatan tersebut untuk sementara kembali akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, akan memasuki masa purna tugas pada 1 April 2026.
“Iya tanggal 1 April ini sudah pensiun Pak Sekda, karena beliau mengakhiri masa purna tugas,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Senin, 30 Maret 2026.
Untuk menghindari kekosongan jabatan, lanjutnya, pemerintah provinsi akan kembali menunjuk Plt Sekda sembari menunggu proses penetapan pejabat definitif.
“Posisi Sekretaris Daerah selama ini masih dijabat Plt. Nanti pada saatnya kita akan mengeluarkan Plt dulu untuk diproses lebih lanjut,” katanya.
Ia menegaskan, langkah tersebut diambil agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
“Yang pasti penunjukan Plt dari Pak Gubernur itu supaya tidak terjadi kekosongan,” tegasnya.
Edy juga membuka peluang bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) eselon II untuk mengisi jabatan Sekda, tanpa membedakan latar belakang.
“Semua punya kesempatan yang sama, baik perempuan maupun laki-laki, selama memenuhi syarat di tingkat eselon II,” ujarnya.
Terkait kriteria calon Sekda, ia menilai sosok yang dipilih harus mampu mengikuti ritme kerja kepala daerah yang dinamis.
“Pak Gubernur ini kan on the track, waktunya penuh, jadi harus bisa mengimbangi,” tambahnya.
Di sisi lain, nama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, tidak menutup kemungkinan tersebut dan menyatakan keputusan akan segera diumumkan.
“Waktu akan menjawab nanti ya, nanti pada tanggal 1 April 2026 akan ada jawabannya,” ujarnya.
“Terkait kemungkinan Linae menjabat sebagai Sekda, tidak menutup kemungkinan, bisa saja jadi,” tambahnya.
(Sya'ban)












