Tambang Ilegal Diduga Libatkan Orang Luar, Warga Ulak Batu Geram dan Lapor Polisi

IST/BERITASAMPIT - Tambang ilegal di Ulak Batu, Kecamatan Sembuluh, Kabupaten yang diduga merusak lingkungan.

KUALA PEMBUANG – Kesabaran warga Ulak Batu, Kecamatan Sembuluh, Kabupaten akhirnya memuncak. Bersama Pemerintah (Pemdes), mereka resmi melaporkan aktivitas tambang ilegal yang diduga merusak lingkungan ke pihak kepolisian.

Aktivitas tambang tanpa izin tersebut disebut telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir. Warga menilai kegiatan itu tidak hanya melanggar , tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan di wilayah mereka.

Berdasarkan penelusuran warga, aktivitas tambang ilegal itu masih terus berlangsung hingga Sabtu 4 April 2026. Ironisnya, kegiatan tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang bukan berasal dari Ulak Batu.

“Kami sudah menyampaikan permasalahan ini, tapi sampai hari ini belum ada tindakan. Sementara aktivitas tambang ilegal terus berjalan,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sebelumnya, warga bersama pemerintah telah melaporkan persoalan ini ke pihak kecamatan. Namun, laporan tersebut belum membuahkan hasil, sehingga warga memilih menempuh jalur dengan melaporkannya ke Polsek Sembuluh dan Polres .

Akibat aktivitas tersebut, warga setempat harus menanggung dampak kerusakan lingkungan, mulai dari potensi pencemaran hingga kerusakan lahan. Kondisi ini semakin memicu keresahan, mengingat pelaku diduga berasal dari luar .

Warga pun mendesak aparat penegak dan pemerintah daerah untuk segera bertindak tegas menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut sebelum kerusakan yang ditimbulkan semakin meluas.

Sementara itu, Kepala Ulak Batu, Syahrian, membenarkan bahwa laporan telah disampaikan ke pihak kepolisian.

“Sudah kami laporkan ke Polres melalui Kanit Tipidter,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 7 April 2026.

(ASY)

baca juga ...  Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Seruyan Bantu Komputer dan Laptop untuk Sekolah di Pedalaman 
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!