Pelaku Pencurian Sawit di PT SKD Diamankan, Dua Rekannya Kabur

IST/BERITASAMPIT - Tersangka saat diamankan polisi.

SAMPIT – Satuan Reserse (Satreskrim) Polres (Kotim) mengamankan seorang pelaku dugaan pencurian buah kelapa sawit di area perkebunan milik PT Sapta Karya Damai (PT SKD), Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Rabu 8 April 2026 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial MR (27). Sementara dua rekannya berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menjelaskan, kasus ini terungkap saat petugas keamanan perusahaan melakukan patroli rutin di Blok 162/163 Divisi III.

“Petugas security yang sedang patroli mendengar suara seperti buah jatuh. Saat didekati, terlihat tiga titik cahaya senter dan tumpukan buah sawit yang mencurigakan,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengintaian, diketahui terdapat tiga orang pelaku dengan peran berbeda. Satu orang memanen menggunakan egrek, satu orang mengangkut buah dengan tojok, dan satu lainnya berjaga di jalan poros untuk memantau situasi.

Tim keamanan kemudian berkoordinasi dan melakukan penyergapan dari dua arah. Namun saat hendak ditangkap, para pelaku berusaha melarikan diri.

“Dalam proses pengejaran, terdengar suara tercebur ke dalam parit gajah. Setelah dicek, ditemukan satu orang pelaku yang kemudian mengaku bernama MR dan langsung diamankan,” jelasnya.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu egrek, satu tojok, satu senter kepala, serta 21 janjang buah kelapa sawit yang telah dipanen dan dikumpulkan pelaku.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke kantor estate PT SKD sebelum diserahkan ke Satreskrim Polres Kotim untuk proses lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 107 huruf d Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan juncto Pasal 20 KUHP dan atau Pasal 477 KUHP,” tutupnya.

(Jimmy)

baca juga ...  Tambang Emas Ilegal di Desa Kawan Batu Diduga Terorganisir dan Dibekingi, Sejumlah Nama Muncul saat Dipantau ke Lokasi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!