BUNTOK – Walapun tidak diunggulkan atlet domino senior Kabupaten Barito Selatan (Barsel), mampu membuktikan dengan meraih sebagai juara III di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi Olahraga Domini (Orado) yang berlangsung di Duta Mall Palangka Raya 13 April 2026.
Hasil ini cukup mengejutkan, karena Barsel dalam turnamen ini Barsel hanya mengirimkan satu tim senior dengan persiapan yang sangat terbatas.
Hal tersebut disampaikan Akhmad Akmal Husaen Official Tim sekaligus Ketua Pengcab Orado Barsel melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa 14 April 2026
“Dengan kondisi persiapan yang waktunya sangat terbatas serta keterbatasan anggaran tim Barsel sebenarnya memang tidak diunggulkan. Akan tetapi atlet yang terdiri dari Bond Bella, Yosefta dan Kaspianor mampu membuktikan kualitasnya hingga menembus semifinal bahkan hampir melangkah ke final,” ungkapnya.
“Sepanjang turnamen tim Barsel tampil solid, oleh karena itu diharapkan prestasi yang telah diraih pada Kejurprov perdana ini menjadi penyemangat, guna mengembangkan olahraga domino di Barsel. Hal ini sejalan dengan, tagline Domino Naik Kelas, Memintarkan Indonesia,” imbuhnya.
Ketua Pengcab Orado Barsel ini juga optimis, olahraga domino akan terus berkembang pesat di kabupaten yang bertajuk dahani dahanai tuntung tulus ini. Sebab minat masyarakat, terhadap domino sangat tinggi baik di perkotaan maupun di pelosok desa.
“Peran Orado sebagai federasi akan memfasilitasi, serta menyosialisasikan aturan resmi karena ada beberapa perbedaan dengan pola permainan yang selama ini dikenal masyarakat,” terangnya.
Pada laga perebutan posisi tiga tersebut Akhmad Akmal Husaen menuturkan, tim Barsel yang diperkuat Bond Bella, Yosefta Kaspianor berhasil mengalahkan tim dari Barito Utara dengan nilai 2-0 dalam sistem best of three.
“Sebelumnya sempat terhenti, di babak semifinal setelah menghadapi tim tuan rumah Kota Palangka Raya. Dalam pertandingan tersebut, Barsel harus mengakui keunggulan lawan usai kalah dua set langsung,” bebernya.
Ditambahkannya, kedepan Orado Barsel menargetkan dapat menyelenggarakan turnamen tingkat kabupaten dan diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
“Diselenggarakannya turnamen tingkat kabupaten, tentunya ada nilai positif yakni untuk memajukan olahraga domino di daerah ini,” tukasnya. (deddy)












