Antisipasi Kekerasan Anak, Polres Kobar Gandeng Dinsos Intensifkan Program Sambangi Daycare

IST/BERITASAMPIT - Personel Unit PPA Polres Kobar saat menyambangi salah satu daycare di Pangkalan Bun.

PANGKALAN BUN – Guna mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak, jajaran Polres (Kobar) mulai mengintensifkan program “Sambangi Daycare”. Langkah ini diambil menyusul maraknya isu penyiksaan anak yang terjadi di beberapa fasilitas serupa di wilayah lain.

Personel Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Kobar diterjunkan langsung untuk mengunjungi berbagai daycare, baik yang berskala besar maupun rumahan.

Pada kegiatan ini, Polres Kobar juga menggandeng UPTD PPA serta Dinsos guna melakukan pengecekan terhadap fasilitas keamanan, ketersediaan CCTV yang aktif, hingga rasio jumlah pengasuh dibandingkan dengan jumlah anak yang dititipkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap daycare di wilayah kami benar-benar menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Kami juga memberikan kepada para pengelola dan pengasuh mengenai aspek perlindungan anak,” ujar Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kanit PPA Iptu Yellis dalam keterangannya, Kamis 30 April 2026.

Selain melakukan pengecekan fisik, petugas juga berdialog dengan para pengasuh terkait manajemen stres saat menangani anak-anak yang rewel.

Pihak kepolisian menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal terhadap anak memiliki konsekuensi pidana yang berat sesuai UU Perlindungan Anak.

Para orang tua pun diimbau untuk lebih selektif dan rutin mengecek kondisi fisik serta psikis anak setelah pulang dari tempat penitipan. Polres juga membuka layanan pengaduan jika ditemukan indikasi mencurigakan terkait operasional sebuah daycare.

“Kerja sama antara kepolisian, pengelola, dan orang tua adalah kunci utama agar memilukan terkait kekerasan anak tidak terjadi kembali,” pungkasnya. (man)

baca juga ...  Kapolres bersama Panitia Natal Kobar Salurkan Bansos ke Yayasan Kasih Anak Bangsa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!