PANGKALAN BUN – Jelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kini tengah gencar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban, hingga tanggal 13 Mei 2026, baru 3080 hewan kurban yang telah milik Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH ).
Plt. Kepala Distan Kobar Haryo Prabowo, melalui kepala bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat Veteriner, drh. Gusti M. Sofyannoor menyampaikan bahwa dari enam kecamatan se Kobar, pemeriksaan kesehatan hewan kurban baru di dua Kecamatan yakni Kecamatan Arut Selatan dan Kotawaringin Lama.
Untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, lanjut Sofyannoor, telah di bentuk 4 tim yang bertugas sejak tanggal 8 Mei 2026 sampai dengan pelaksanaan hari raya iduladha.
“Sampaj dengan tanggal 13 Mei 2026, tim kesehatan hewan Dinas Pertanian Kobar, baru melakukan pemeriksaan terhadap 3080 hewan kurban , yang terdiri dari untuk sapi sebanyak 1.839 ekor dan kambing 1.241 ekor, pemeriksaan baru di Kecamatan Arut Selatan dan Kotawaringin Lama, minggu depan baru di Kecamatan Pangkalan Lada maupun Kecamatan lainnya,” ujarnya, Jumat 15 Mei 2026.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban ini meliputi pengecekan fisik baik mata,mulut, kuku dan kulit, dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menyasar pada hewan kurban baik yang ada di kandang pengepul maupun lapak penjualan.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak bergejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan lumpy skin disease (LSD), sehingga hewan yang telah melalui proses pemeriksaan dan telah memiliki SKKH, maka dagingnya pun layak, aman dan halal untuk di konsumsi,” ucapnya.
Sofyannoor menyampaikan juga bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban, diharapkan lebih teliti , dan di anjurkan mendatangi lapak atau kandang yang telah di pasang label khusus bertuliskan SKKH oleh dokter hewan pemeriksa.
Dimana menurut Sofyannoor, tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang telah di bentuk oleh Dinas Pertanian Kobar ini sangat ketat melakukan pengawasan maupun pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban, hal ini mengingat masyarakat yang menjual hewan kurban selalu mendatangkan dari berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada saat Idul Adha 1447 Hijriah. (man)












