Komisi IV Dukung Percepatan Pembangunan Permanen Jembatan Kapten Mulyono Sampit

NARDI/BERITASAMPIT - Kondisi Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono Sampit yang sedang diperbaiki agar tetap aman dilalui pengendara.

SAMPIT – Komisi IV DPRD Kabupaten Timur (Kotim) menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan permanen Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono. Infrastruktur tersebut dinilai perlu segera mendapat penanganan menyeluruh karena kerap mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Rinie, mengatakan persoalan Jembatan Patah sebelumnya telah dibahas bersama pemerintah daerah dalam agenda pembahasan anggaran. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah akibat kebijakan efisiensi membuat penanganan yang dilakukan masih sebatas pemeliharaan.

“Pada saat pembahasan anggaran, kami sebenarnya sudah meminta agar penanganan jembatan ini menjadi prioritas. Akan tetapi, karena adanya efisiensi dan anggaran di dinas terkait terbatas, maka penanganannya masih disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Rinie, Minggu 21 Juni 2026.

Politisi PDIP ini menyampaikan, langkah perbaikan yang saat ini yaitu membongkar bagian lantai untuk diganti yang baru dilakukan pemerintah daerah merupakan upaya agar akses masyarakat tetap dapat digunakan dan tidak membahayakan pengguna jalan.

Meski demikian, Rinie menilai solusi jangka panjang tetap diperlukan mengingat kerusakan di lokasi tersebut sudah berulang kali terjadi. Karena itu, pembangunan permanen dinilai menjadi pilihan yang paling tepat untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Harapannya tentu ke depan bisa diwujudkan pembangunan permanen, karena di lokasi itu sering terjadi kerusakan. Penanganan sementara memang diperlukan, tetapi solusi permanen tetap harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Kotim, lanjut dia, akan terus mendorong peningkatan infrastruktur di sejumlah titik yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk Jembatan Patah.

Ia menegaskan, apabila pemerintah daerah nantinya mengusulkan pembangunan ulang secara menyeluruh, DPRD siap memberikan dukungan agar program tersebut dapat direalisasikan.

“Kalau memang dilakukan pembangunan baru secara total, tentu kami mendukung penuh. Yang terpenting masyarakat bisa memperoleh akses yang aman, nyaman, dan tidak lagi khawatir saat melintas,” tegasnya.

baca juga ...  Waket I DPRD Kotim: Asrama Mahasiswa Kotim Tak Layak, Perlu Perbaikan

Rinie berharap kondisi keuangan daerah ke depan semakin membaik sehingga pembangunan permanen Jembatan Patah dapat segera diwujudkan dan permasalahan yang selama ini terjadi tidak terus berulang. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!