Seluruh Fraksi DPRD Kalteng Menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025

SYAUQI/BERITA SAMPIT -Suasana rapat paripur ke-4 masa sisang III tahun 2926 di ruang rapat paripurna DPRD Kalteng.

– Seluruh fraksi di (Kalteng) menyatakan menerima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

​Persetujuan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat, 26 Juni 2026.

​Adapun seluruh fraksi yang menyatakan sepakat tersebut adalah Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PKB, dan PAN.

​Rapat paripurna ini mengagendakan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Gubernur Kalteng terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025.

Sebelumnya, pidato pengantar tersebut telah disampaikan oleh Gubernur melalui Penjabat (Pj) Sekda dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan III pada Kamis, 25 Juni 2026.

​Pimpinan sidang sekaligus Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, menyampaikan apresiasinya atas pandangan yang diberikan oleh seluruh fraksi.

“Demikian tadi telah kita dengarkan bersama pemandangan umum tujuh fraksi pendukung dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kalteng tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,” ujar Ansyari.

“Berkenaan dengan pertanyaan maupun saran yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi pendukung dewan, maka jawaban dan penjelasan dari pihak Pemerintah Provinsi Kalteng, dalam hal ini Gubernur, akan disampaikan pada rapat paripurna selanjutnya,” tambahnya.

Secara ringkas, realisasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kalteng Tahun Anggaran 2025 adalah sebagai berikut:
​1. Anggaran Pendapatan
• ​Target: Rp7,984 triliun lebih.
• ​Realisasi: Rp7,284 triliun lebih (91,23%) per 31 Desember 2025.
• ​Rincian Pendapatan:
◦ ​Pendapatan Asli Daerah (PAD): Terealisasi Rp2,646 triliun lebih (97,38% dari target Rp2,717 triliun lebih).
◦ ​Pendapatan Transfer: Terealisasi Rp4,539 triliun lebih (108,77% dari target Rp4,173 triliun lebih).
◦ ​Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah: Terealisasi Rp98,876 miliar lebih (9,04% dari target Rp1,094 triliun lebih).
​2. Anggaran Belanja
• ​Target: Rp8,35 triliun lebih.
• ​Realisasi: Rp7,433 triliun lebih (89,03%) per 31 Desember 2025.
• ​Rincian Belanja:
◦ ​Belanja Operasi: Terealisasi Rp4,282 triliun lebih (89,64% dari target Rp4,776 triliun).
◦ ​Belanja Modal: Terealisasi Rp2,123 triliun lebih (90,50% dari target Rp2,347 triliun lebih).
◦ ​Belanja Tidak Terduga: Terealisasi Rp6,66 miIiar lebih (15,86% dari target Rp42 miliar).
◦ ​Belanja Transfer: Terealisasi Rp1,021 triliun lebih (86,22% dari target Rp1,184 triliun).
​3. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)
• ​SilpaTahun Berkenaan tercatat sebesar Rp216,072 miliar lebih.
​4. Neraca Pemerintah Provinsi Kalteng (per 31 Desember 2025)
• ​Total Aset: Rp18,859 triliun lebih.
• ​Total Kewajiban: Rp530,503 miliar lebih.
• ​Total Ekuitas: Rp18,329 triliun lebih.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Kalteng Bahas Empat Raperda Inisiatif dalam Rapat Paripurna
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!